Vidio

Sabtu, 12 Januari 2013

BAB IV


Daur Hidup Makhluk Hidup

·         Macam-macam Daur Hidup pada Makhluk Hidup

1.      Daur Hidup Serangga
Serangga memiliki tahap-tahap pertumbuhhan yang berbeda dari makhluk hidup lain. Setiap
tahap pertumbuhannya memiliki bentuk yang berbeda. Tahap-tahap pertumbuhan itu disebut
metamorfosis.

a)     Metamorfosis Sempurna
Serangga yang mengalami metamorfosis sempurna ialah serangga yang memiliki empat tahap
pertumbuhan dalam daur hidupnya. Tahap metamorfosis sempurna adalah sebagai berikut.

Telur → Larva → Pupa → Dewasa

Keempat tahap pertumbuhan tersebut masing-masing memiliki tahap yang berbedabeda. Perhatikan Gambar 4.1.

Gambar 4.1
Metamorfosis kupu-kupu

b)     Metamorfosis Tidak Sempurna

Gambar 4.2
Daur hidup kecoak

Mula-mula, telur kecoak akan menetas menjadi nimfa. Nimfa ialah tahapan tubuh hewan muda. Nimfa pada kecoak memiliki bentuk tubuh yang hampir serupa dengan kecoak dewasa, tetapi ukuran nimfa lebih kecil dan belum bersayap.
Dalam perkembangannya, nimfa akan mengalami per gan tian kulit (ekdisis) berkali-kali hingga menjadi kecoak dewasa. Setelah dewasa, kecoak tersebut akan bertelur. Telur tersebut akan menetas. Tahapan perubahan bentuk akan terulang lagi.
 

Gambar 4.3
Ekdisis juga terjadi pada jangkrik.

Tahap petumbuhan pada kecoak termasuk pada metamorfosis tidak sempurna. Kecoak tidak mengalami tahap larva dan pupa (kepompong). Tahap metamorfosis tidak sem purna adalah sebagai berikut.

Telur → Nimfa → Dewasa

2.      Daur Hidup Katak
Katak memiliki tahap pertumbuhan pada katak muda yang berbeda dengan katak dewasa. Pada katak muda, setelah menetas dari telur, katak muda hidup di air, memiliki ekor dan tidak memiliki kaki. Katak muda itu disebut berudu. Perhatikan Gambar 4.4.

Gambar 4.4
Berudu hidup di air.

Menjelang dewasa, berudu mulai tumbuh kaki dan masih berekor, serta masih hidup di air. Setelah dewasa, kaki katak tumbuh sempurna dan ekor pun menyusut hingga tidak memiliki ekor lagi. Pada tahap katak dewasa, katak lebih sering berada di darat dan kembali lagi ke air untuk bertelur.

Gambar 4.5 Daur hidup katak

3.      Daur Hidup Unggas
Ayam merupakan hewan yang termasuk dalam kelompok unggas. Ayam adalah hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur. Dalam telur ini, anak ayam tumbuh hingga siap keluar dari telur dan dapat hidup di alam bebas. Amati Gambar 4.6.

Gambar 4.6
Pertumbuhan ayam dalam telur.

Setelah keluar dari telur (menetas), anak ayam tumbuh menjadi ayam muda, kemudian menjadi ayam dewasa. Setelah dewasa, ayam siap untuk menghasilkan telur kembali.
Gambar 4.7 Menunjukan daur hidup ayam.

4.      Daur Hidup Kucing

Gambar  4.8 Daur hidup kucing.

Kucing termasuk hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan anak. Anak kucing dapat terus tumbuh jika induknya me nyusuinya. Jika anak kucing ter sebut dapat bertahan hidup, anak kucing akan tumbuh dewasa dan dapat meng hasilkan keturunan (anak) kembali.

·         Memperlakukan Hewan dengan Baik

1.      Kandang
Hewan yang dipelihara memerlukan tempat berlindung yang aman, nyaman, dan sehat. Oleh karena itu, kamu harus menyediakan kandang. Kandang merupakan tempat berlindung binatang piaraan. Sebaiknya, kandang dibuat agar hewan dapat leluasa bergerak. Tempatkanlah kandang di tempat yang cukup cahaya matahari dan udara. Akan tetapi, terlindung dari panas dan hujan.
Setiap hari kandang dibersihkan dari kotoran sehingga kandang tetap sehat dan bersih, seperti terlihat pada Gambar 4.9.
Gambar 4.9
Contoh kandang kucing peliharaan.

2.      Makanan dan Minuman
Agar binatang piaraan tetap sehat, berikanlah minum dan makan secara teratur. Sediakanlah tempat makan dan minum sesuai dengan kebutuhan hewan.
Gambar 4.10
Binatang piaraan harus selalu diberikan makanan yang sehat.

3.      Kebersihan Tubuh Hewan
Tubuh binatang piaraan juga perlu dibersihkan sehingga terhindar dari penyakit. Di samping itu, tubuh binatang piaraan akan lebih bersih dan menarik untuk dilihat. Oleh karena itu, mandikanlah selalu binatang piaraan tersebut secara teratur sesuai jenis hewan piaraan.
Gambar 4.11
Agar binatang peliharaanmu tetap bersih, mandikanlah secara berkala.

4.      Mengobati Sakit atau Luka
Jika hewan sakit atau luka, segeralah diobati. Dengan demikian, hewan akan terhindar dari penyakit yang lebih parah atau mati. Di samping itu, mengobati hewan dapat mencegah penularan penyakit, baik ke hewan lainnya maupun kepada manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar